perlahan namun pasti,,
benteng itu akan runtuh,,
tumpukan batu-batu agama yang engkau susun rapat,,
yang diikat dengan dekapan ilmu dan akal,,
perlahan namun pasti,,
benteng itu akan jatuh,,
yang susah payah engkau bentuk,,
untuk menjaga kesucian jiwa dan ragamu,,
perlahan namun pasti,,
benteng itu akan lumpuh,,
jika engkau biarkan nafsu menggerogoti hatimu,,
hanya untuk memenuhi kepuasan dirimu,,
perlahan namun pasti,,
benteng itu akan lebur,,
jika engkau tutup telinga atas semua nasihat..
dan lebih mementingkan egoisme sesaat,,
perlahan namun pasti,,
benteng itu akan luluh,,
jika engkau tak pedulikan lagi,,
saran dan masukan dari sahabatmu ini,,
Benteng itu adalah "KEIMANAN"
yang sungguh kan melindungimu dari semua godaan syaitan,,
semua itu hanya untuk kehormatanmu sendiri,,
bukan untukku yang hina ini,,
sadarkan bahwa kau sendiri yang meruntuhkan benteng itu??
disaat dengan susah payah ku coba mengingatkanmu,,
agar tak terjerumus atas keyakinanmu itu,,
pernahkan kau sedikit memikirkan apa yang kukatakan??
karena sepertinya kau anggap seperti gurauan,,
bahkan tak sedikitpun kumelihat tanda keseriusan mendengarkan,,
jagalah benteng "KEIMANAN" yang susah payah kau bangun,,
jangan jadikan egoisme mengalahkan logikamu,,
jangan biarkan keras kepalamu mengalahkan kelembutan hatimu,,
jangan biarkan kau terhanyut dalam arus kenikmatan,,
karena bisa saja kan bermuara di lembah kesesatan,,
jangan biarkan idealismemu mengalahkan keterbukaan pikiranmu,,
karena ku tahu kau itu lebh berharga dari semua itu,,
karena aku tahu kau lebih pintar dari apa ku tahu,,
karena ku tahu kau lebih bisa menjadi lebih baik dari siapapun yang ku kenal,,
menjadi lebih berkilau dari bintang-bintang yang terhampar,,
lebih berharga dari bongkahan bukit berlian,,
lebih bersinar dari mentari pagi,,
lebih suci dari mutiara laut terdalam,,
ketika petualang mulai berkelana mencari makna hidup, disanalah ia temukan kisah. ketika petualang memulai langkahnya, disanalah akan ia capai ujung mimpinya. dan ketika petualang menemukan berbagai tanda tanya, disanalah ia akan temukan jawaban kehidupannya..
Selasa, 15 Mei 2012
Sabtu, 05 Mei 2012
entah ingat ataukah tidak
" hhwaaahh,, novelnya baguss,, berhasil membuat saya terharu,, besok kalau saya balik ke bandung saya bawa,, pokoknya mas harus baca,, "
"11 Patriot", karya Andrea Hirata,,
sudah lebih dari setahun yang lalu janji itu diucapkan,,
sampai sekarang, tidak tahu kemana janji itu,,
yang kutahu,,
sejak setahun yang lalu,,
hingga bulan kemarin,,
novel itu masih kulihat di tempat yang sama,,
ditempat sahabatmu,,
yang kurasa lebih penting bagimu,,
dari pada janjimu dulu,,
bukannya tak ada novel yang lain,,
bukannya ku tak bisa membeli lagi,,
tapi janji itu masih ku tunggu hingga kini,,
"saya beli novel buat hadiah jenengan,, tapi saya ingin baca dulu ya,, kalau sudah selesai, nanti saya kasihkan,,"
"Hafalan Shalat Delisa", karya Tere Liye,,
Januari, 2012,,
alhamdulillah,,
disaat memang ku sedang ingin mempunyai novel itu,,
ada yang berjanji akan memberikannya kepadaku,,
walaupun dia bilang mau dibaca dulu,,
tak apalah,,
lama, lama dan semakin lama,,
bulan lalu kutanya,,
"mana novel yang dulu mau dikasih?"
dan dijawabnya
"dimana ya? saya lupa naruhnya,,"
"oh, ya sudah,," ku jawab sekenanya,,
entahlah,,
apakah memang lupa?
atau kau anggap tidak penting untuk diingat?
janji tinggalah janji,,
yang entah kapan akan kau penuhi,,
janji setahun lalu,,
janji 4 bulan yang lalu,,
yang ku ingat masih sebatas janji,,
=================abid tommy================
"11 Patriot", karya Andrea Hirata,,
sudah lebih dari setahun yang lalu janji itu diucapkan,,
sampai sekarang, tidak tahu kemana janji itu,,
yang kutahu,,
sejak setahun yang lalu,,
hingga bulan kemarin,,
novel itu masih kulihat di tempat yang sama,,
ditempat sahabatmu,,
yang kurasa lebih penting bagimu,,
dari pada janjimu dulu,,
bukannya tak ada novel yang lain,,
bukannya ku tak bisa membeli lagi,,
tapi janji itu masih ku tunggu hingga kini,,
"saya beli novel buat hadiah jenengan,, tapi saya ingin baca dulu ya,, kalau sudah selesai, nanti saya kasihkan,,"
"Hafalan Shalat Delisa", karya Tere Liye,,
Januari, 2012,,
alhamdulillah,,
disaat memang ku sedang ingin mempunyai novel itu,,
ada yang berjanji akan memberikannya kepadaku,,
walaupun dia bilang mau dibaca dulu,,
tak apalah,,
lama, lama dan semakin lama,,
bulan lalu kutanya,,
"mana novel yang dulu mau dikasih?"
dan dijawabnya
"dimana ya? saya lupa naruhnya,,"
"oh, ya sudah,," ku jawab sekenanya,,
entahlah,,
apakah memang lupa?
atau kau anggap tidak penting untuk diingat?
janji tinggalah janji,,
yang entah kapan akan kau penuhi,,
janji setahun lalu,,
janji 4 bulan yang lalu,,
yang ku ingat masih sebatas janji,,
=================abid tommy================
Langganan:
Postingan (Atom)